Posted by: Wahyu Ajiprabowo | February 18, 2009

Tugas Elektronika Industri : “kesetrum”

Kesetrum….bbbzzztt!!!

Pernah ngerasain kesetrum? Bagaimanakah sensasinya? Feeling good? Or the other way, bad? Mungkin sulit di jaman sekarang ini menemukan orang yang belum pernah ngerasain pahit manisnya kesetrum….
Walaupun hampir semua orang pernah kesetrum, namun tidak banyak orang yang mengetahui kenapa kesetrum itu bisa terjadi, apa penyebabnya, dan juga tindakan – tidakan apa yang harus dilakukan jika kita kestrum. Dalam tulisan kali ini saya akan mencoba menjelaskan segala yang saya tau tentang kesetrum. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca!

Apa itu kesetrum?
Kesetrum terjadi ketika terdapat kontak antara seseorang dengan sebuah sumber listrik yang cukup tinggi sehingga terjadi aliran listrik pada tubuh orang tersebut dan menyebabkan suatu kejutan (shock). Jadi jika sesorang hanya berkontak langsung dengan sumber listrik namun tidak terjadi sebuah kejutan, hal tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai kesetrum.

Apakah kesetrum berbahaya?
Kesetrum dapat dikatakan berbahaya namun dapat juga dikatakan tidak berbahaya sama sekali (dalam suatu kasus malah dapat dikatakan menguntungan). Efek yang dihasilkan dapat hanya berupa kejutan sesaat sampai dengan menghilangkan nyawa seseorang (kejutan yang menyedihkan).

So, kesetrum seperti apa yaang aman ataupun yang berbahaya?
Pengaruh dari kesetrum berbeda – beda tergantung dari tegangan, lama, arus, frekuensi, dll.
Jumlah minimal arus listrik yang dapat dirasakan oleh manusia adalah 5miliampere (5mA) sampai dengan 10mA  untuk arus searah (DC)
dan 1mA sampai dengan 10mA pada frekuensi 60Hz. Arus listrik yang mencapai 100mA dapat sangat berbahaya bila mengalir melalui bagian – bagian tubuh yang sangat sensitif seperti jantung.

Pertolongan pertama untuk korban kesetrum
Kalau sampai ada teman yang menjadi korban tersetrum, hati – hati! Jangan sampai anda menjadi korban kedua setelahnya. Jika kejadian berlangsung di dalam ruangan, sebaiknya anda mematikan terlebih dahulu sumber listrik yang menyuplai listri ke dalam ruangan. Jika anda tidak sempat untuk melakukan hal tersebut, jangan sentuh langsung korban, tapi cari tempat berpijak yang tidak dapat menghantarkan listrik (nonconducting surface) seperti plastik dan kayu. Lalu gunakan alat yang juga tidak dapat menghantarkan listrik untuk memisahkan korban dari sumber istrik.
Khusus untuk kasus korban tersengat listrik lebih dari 500volt, sebaiknya setelah korban terlepas dari sumber listrik langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/Electric_shock

http://www.firstaidtopics.com/id/electric-shock/

http://www.emedicinehealth.com/electric_shock/article_em.htm#Electric Shock Overview


Responses

  1. yang jelas kesetrum itu ga enak😦

  2. ihh lucu banget sh kuliahnya
    coba dr dulu kyk gini
    mantap lah tuh dosen
    hehehe

    *nopi juga punya blog loh..hahaha gak penting


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: