Posted by: Wahyu Ajiprabowo | February 25, 2009

EL2246 – Tugas 2

Tegangan (Electrical Voltage)

Tegangan merupakan perbedaan potensial listrik antara dua titik pada suatu rangkaian listrik. Perbedaan potensial yang ada dapat juga dikatakan sebagai kemampuan/energi untuk memindahkan muatan dari suatu titik (kutub) ke titik lainnya. Secara singkatnya, tegangan ialah energi per satuan muatan. Tegangan listrik memiliki satuan yaitu volt, sedangakan simbolnya adalah V.

Rumus Tegangan

V = IR

V= tegangan listrik (V) , I = Arus listrik (A) , R = Hambatan (Ω)

Alat Pengukuran

Tegangan listrik dapat diukur dengan suatu alat yang disebut voltmeter. Alat ini bekerja berdasarkan Hukum OHM, yaitu dengan mengukur arus yang bergerak melewati sebuah resistor. Sebuah multimeter memiliki fungsi  voltmeter di dalamnya.

Voltmeter digital

Voltmeter digital

Arus (Electrical Current)

Arus listrik merupakan pergerakan kelompok partikel bermuatan listrik dalam suatu arah tertentu. Arus listrik mengalir dalam suatu konduktor adalah dari potensial tinggi ke potensial rendah. Seara singkat arus listrik dapat didefinisikan sebagai banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu. Satuan SI untuk arus listrik adalah Ampere dan memiliki simbol A.

Arus terbagi dua menjadi arus searah (direct current atau DC) dan arus bolak – balik (alternate current atau AC). Arus searah merupakan aliran elektron dari suatu titik yang memilki potensial tinggi ke potensialnya lebih rendah. Sumber arus searah biasanya adalah baterai (termasuk aki). Sedangkan arus bolak – balik ialah arus listrik dimana arah dan besaranya arus berubah – ubah secara bolak – balik. Secara umum listrik bolak – balik merupakan penyaluran listrik dari sumbernya (PLN) ke kantor – kantor dan rumah penduduk.

Rumus Arus

rumus-arus3

Q = jumlah muatan listrik
t  = waktu (s)

rumus-arus21

V = tegangan listrik (V)
R = hambatan (Ω)

Alat Pengukuran

Alat untuk mengukur arus listrik disebut juga Amperemeter.

Amperemeter Digital

Amperemeter Digital

Daya Listrik (Electrical Power)

Daya listrik didefinisikan sebagai laju hantaran energi listrik dalam rangkaian listrik. Daya listrik terjadi karena adanya tegangan dan arus listrik. Biasanya daya listrik diberi satuan watt dan dilambangkan dengan P, berasal dari kata Power.

Rumus Daya

Besar daya bisa didapatkan dengan mengetahui besar tegangan, arus dan hambatan.

daya12

atau daya22

atau daya31

V = tegangan listrik (V)
R = hambatan (Ω)
I  = arus listrik (A)

Sumber :

http://en.wikipedia.org/
http://id.wikipedia.org/

http://kakeko.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: